Biografi Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusum

Ayahnya bernama Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo yang bernama Asli Soo ming tauw(kanton) atau Soo minh doo(Hokian) menikah dengan Dora Marie Sigar Sumitro Djojohadikusumo, perempuan kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 21 September1921 yang dikenal sebagai penganut Agama kristen yang taat.

Dora Marie pertama kali bertemu Sumitro Djojohadikusumo di sebuah acara mahasiswa Kristen Indonesia di Rotterdam, Belanda. Saat itu ia belajar di sekolah ilmu keperawatan bedah di kota Utrecht, Belanda. (Dan negara Belanda ini pula yang dijadikan Sumitro sebagai pelarian karena terlibat pemberontakan PRRI Permesta tahun 1957. Seperti yang tercatat Belanda adalah penyokong utama gerakan pemberontakan tersebut)

Keduanya menikah pada 7 Januari1946 di Jerman dengan pemberkatan dari pendeta-pendeta di Gereja Jerman. Selama hidupnya, Dora Marie dan Sumitro menjadi penganut agama Kristen yang taat dan rajin ke gereja. Dari pernikahannya, Dora dan Sumitro mempunyai empat anak. Dua perempuan, dua laki-laki. Dua perempuan yaitu Bianti Djiwandono dan Mariani le Maistre dan Laki-laki; Prabowo Subiantodan Hashim S. Djojohadikusumo.

Ada darah Cina yang mengalir ke tubuh Prabowo merupakan fakta yang tidak bisa ditolak. Dan saudaranya dari pihak ibunya, seperti halnya penganut agama Kristen asal Sulawesi Utara.

Semua saudara Prabowo beragama Kristen. Kakak Prabowo sendiri, Bianti Djiwandono, istri mantan Gubernur Bank Indonesia, beragama Kristen Katolik. Prabowo lahir dan dewasa dalam lingkungan dan bimbingan keluarga yang beragama Kristen.

Prabowo baru memeluk Islam ketika melakukan pernikahan politiknya dengan Titiek putri Presiden Soeharto pada Mei 1983. Agar bisa diterima keluarga Soeharto yang beragama Islam, Prabowo terpaksa mengucapkan dua kalimat syahadat. Dari pernikahannya lahirlah Didiet Prabowo.

Agama Didiet putra Prabowo pun hingga kini tidak jelas bahkan putra Prabowo ini dikabarkan sebagai seorang Gay dan pendukung LGBT ini . Didiet menghabiskan sebagian masa sekolahnya di Boston, AS.

Perkawinan Prabowo dan Titiek berakhir perceraian. Namun tidak diketahui secara persis kapan pasangan ini berpisah. Adik Prabowo Hashim dalam Deklarasi Forum Alumni dan Mahasiswa di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu 10 Mei 2014 terang-terangan mengaku ibunya Dora Marie lahir dan meninggal sebagai seorang Kristen Protestant.

Bahkan saat ibunya meninggal pada 23 Desember 2008 Prabowo lah yang memimpin upacara pemakaman di TPU Tanah Kusir di area pemakaman Kristen.
Prabowo bertindak sebagai pendeta yang membaca khotbah untuk mengantarkan jenazah ibunya.

https://m.facebook.com/groups/256483331228007?view=permalink&id=816023408607327