MediaTek Rilis Chip Helio A22 Pesaing Snapdragon 429

MediaTek selama ini dikenal sebagai produsen chipset murah untuk smartphone kelas menengah ke bawah. Kendati begitu, MediaTek tak ingin dipandang murahan dan terus meningkatkan daya saing.

Pabrikan asal Taiwan itu merilis chipset teranyar dan pertama dari seri “A”, yakni “ Helio A22” sebagai pesaing Snapdragon 429. Basis teknologi Helio A22 adalah CPU Cortex-A53 dengan pemrosesan empat inti (quad-core) dan GPU PowerVR.

Kali ini MediaTek telah menggunakan arsitektur 12 nm dalam fabrikasi Helio A22, sehingga diklaim lebih efisien daya. Ini adalah langkah besar, mengingat biasanya ponsel murah berjalan dengan prosesor berfabrikasi 28 nm yang kurang apik.

MediaTek mengklaim chipset-nya akan mengusung prosesor dengan peningkatan kecepatan 30 persen. GPU-nya pun meningkat 72 persen dari yang sudah-sudah.

Jika ditilik dari teknologinya, Helio A22 bisa disandingkan dengan Snapdragon 429 buatan Qualcomm. Lantas, mana yang lebih garang?

Berdasarkan paparan, Helio A22 memiliki kecepatan clock maksimal 2 GHz. Kapasitas itu lebih kencang 0,05 GHz dibandingkan Snapdragon 429. Artinya, dari segi clock speed, MediaTek semestinya unggul tipis, sebagaimana dihimpun Op Media, Rabu (18/7/2018), dari PhoneArena.

Helio A22 mendukung penggunaan tipe memori LPDDR3 dan LPDDR4x, sesuai preferensi pabrikan ponsel. Chipset ini juga memungkinkan kapasitas RAM hingga 4 GB atau 6 GB.

Dari segi kamera, Helio A22 mendukung kamera tunggal hingga 21 megapiksel, atau kamera ganda dengan perpaduan 13 megapiksel dan 8 megapiksel. Fitur canggih semacam “AI Face Unlock” bisa terakomodir.

Helio A22 digadang-gadang bakal terbenam dalah Xiaomi Redmi 6A dengan kisaran harga Rp 2 jutaan. Manufaktur lain diprediksi akan ramai mengadopsi chipset ini untuk lini-lini menengah ke bawah.