>Menguji Layanan Internet Telkomsel di Ruas Tol Cipali

Menghadapi arus mudik pada Lebaran tahun 2018 ini tentu ada berbagai hal harus dipersiapkan. Mulai dari infrastruktur, rekayasa jalur, dan berbagai hal lainnya demi kenyamanan pemudik.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah infrastruktur untuk jaringan internet seluler. Pasalnya internet seluler kini memegang peranan penting dalam komunikasi.

Untuk mengetahui kesiapan operator seluler, Op Media melakukan pengujian di beberapa titik salah satunya adalah di ruas tol Cipali termasuk di wilayah rest area.

Salah satu operator yang kami uji adalah Telkomsel. Lantas bagaimana kinerja operator Telkomsel ini di ruas tol Cipali?

Metode pengujian

Perlu diketahui dalam pengujian ini, Op Media memposisikan diri sebagai pengguna yang menggunakan internet untuk browsing, streaming video dan musik, media sosial, serta bermain game online.

Ada dua mekanisme pengujian yang kami lakukan.

Pertama, seperti yang disebutkan sebelumnya, kami memposisikan diri sebagai pengguna dan menjajal aplikasi media sosial, browsing, streaming video lewat YouTube dengan kualitas 720p, streaming musik lewat Spotify dan bermain game online yakni Mobile Legend dan Player Unknown Battle Ground.

Mekanisme kedua, kami mengambil data pendukung dari sisi teknis dengan menggunakan dua aplikasi pengujian yakni nPerf dan Ookla Speedtest. Dari dua aplikasi ini kami bisa mendapatkan angka rata-rata kecepatan unduh, unggah dan angka latency (ping).

Kendala di rest area awal

Selama berada di ruas tol Cipali, kami menyambangi setidaknya empat rest area untuk melakukan pengujian yakni di rest area km 84, km 134, km 167 dan km 207.

Di dua rest area pertama yakni sekitar km 84 dan Km 134, kami menemukan hambatan minor pada jaringan Telkomsel ini.

Di rest area 84, secara teknis hasil pengujian aplikasi nPerf dan Speedtest menunjukkan angka yang positif dengan kecepatan unduh rata-rata 10,82 Mbps dan kecepatan unggah 8,44 Mbps. Hasil pengujian Speedtest pun menunjukkan angka yang tinggi.

Namun, ketika kami agak tersendat saat melakukan browsing ke beberapa situs web. Sebanyak 4 dari 7 kali percobaan gagal dan menunjukkan keterangan “disconnected”.

Pada rest area Km 134 pun serupa. Bahkan kami tidak bisa melakukan pengecekan kecepatan lewat aplikasi nPerf karena jaringan yang melambat membuat sulit terhubung dengan server.

Namun ketika kami menguji dengan menggunakan aplikasi Speedtest, kami mendapat angka kecepatan unduh maksimal sekitar 18,2 Mbps dan kecepatan unggah maksimal 10,5 Mbps.

Sayangnya, di rest area ini, kami menemukan kesulitan saat melakukan pengujian streaming video lewat YouTube. Video yang diputar agak tersendat di bagian awal dan terjadi buffering. Namun untuk selanjutnya video bisa berjalan dengan normal.

Kendati demikian saat kami mencoba membuka Spotify dan browsing beberapa halaman website, kami tidak menemukan kendala sedikitpun.

Pada dua titik ini, masalah yang hampir serupa kami rasakan pada empat operator lain.

Titik Tercepat di Rest Area 167 dan 207

Berbeda dengan rest area sebelumnya. Di dua rest area berikutnya yakni sekitar Km 167 dan Km 207, kami mendapatkan kecepatan internet Telkomsel yang sangat tinggi.

Di Km 167 lewat aplikasi nPerf kecepatan unduh rata-rata yang mencapai angka 45,15 Mbps dan kecepatan unggah rata-rata 23,77 Mbps. Pengujian lewat Speedtest pun angkanya tak berbeda jauh.

Pengujian pengalaman pengguna pun bisa dilewati dengan sangat lancar tanpa ada kendala. Streaming video 720p tak ada buffer, Spotify sangat lancar, browsing dan bermain game online pun tak ada kendala.

Puncaknya kami menemukan titik tercepat di rest area 207. Kecepatan unduh lewat nPerf menunjukkan angka rata-rata 118,06 Mbps dan 21,92 Mbps untuk kecepatan unggah.

Di titik ini, sama sekali tak ada kendala yang kami hadapi. Streaming video dengan kualitas 720p sangat lancar dan tak ada buffer. Streaming musik pun demikian, tak tersendat sedikit pun. Browsing beberapa situs bisa dilakukan dengan cepat dan bermain game online sangat nyaman dengan latency (ping) yang rendah yakni pada angka 25 ms.

Hasil uji keseluruhan di ruas tol

Dari hasil pengujian lewat aplikasi nPerf kami mendapat data bahwa secara keseluruhan Telkomsel stabil berada pada jaringan 4G di wilayah ini.

Di beberapa titik seperti KM 69 dan KM 84 kecepatan unduh paling tinggi bisa mencapai angka 17 Mbps dengan rata rata sekitar 14 Mbps.

Kecepatan unggahnya pun tak kalah cepat. Tercatat kecepatan maksimal mencapai angka 7,5 Mbps dengan rata-rata 6,20 Mbps.

Dari hasil pengujian lewat aplikasi Speedtest, angka yang tercatat tidak begitu berbeda. Kecepatan unduh di dua area ini stabil dari angka 17 Mbps sampai kisaran 20 Mbps. Kecepatan unggahnya pun bisa mencapai angka kisaran 3,41 Mbps sampai dengan 6,36 Mbps.

Di dua titik ini yakni km 69 dan km 84 kami pun melakukan pengujian berdasarkan user experience. Kami membuka beberapa situs, bermain game online, dan streaming video serta musik.

Saat mencoba membuka YouTube, koneksi yang kami dapatkan boleh dibilang sangat cepat. Kami membuka video dengan kualitas 720p dengan durasi sekitar 5 menit tanpa mengalami buffering.

Streaming musik dan browsing pun sama. Keduanya lancar tanpa ada hambatan sedikit pun. Bahkan saat bermain game online, kami mendapatkan latency yang cukup baik, yakni stabil berada pada angka sekitar 30 sampai 45 ms.

Telkomsel sendiri menurut Andreas Indra, Vice President Network Operation Management, menambah kapasitas jaringan pada 579 BTS 4G dan mengoperasikan 73 mobile BTS, termasuk untuk wilayah rest area.

“Kapasitas gateway internet ditambah 66 persen dari kapasitas existing, menjadi 3,288 Gbps,” ujar Andreas.