Semua Android Baru Akan Berjalan dengan Oreo

Google memberhentikan sertifikasi perangkat baru untuk beberapa versi Android tertentu. Termasuk menghentikan sertifikasi Android generasi ketujuh, Android Nougat pada akhir Maret mendatang.

Sehingga, semua perangkat Android baru bersertifikasi Google Play, wajib dirilis dengan Android 8.0 Oreo, sebagai sistem operasi teranyar Android. Menutup sertifikasi platform Anroid lawas, sudah menjadi standard bagi Google.

Seperti ketika Google menutup sertifikasi Andorid Marshmallow pada akhir Januari 2017 lalu, selang lima bulan setelah perilisan Android 7.0 Nougat. Andorid Nougat pun dipensiunkan, tujuh bulan setelah Android Oreo yang rilis Agustus 2017 lalu.

Dikarenakan Google sendiri yang menyetop pembaruan Android Nougat, maka ada harapan bagi perangkat Android baru, untuk mendapat dukungan modul Project Treble. Sebab, Project Trebel menjadi salah satu persyaratan Google untuk meluncurkan perangkat apa pun yang berbasis Android Oreo.

Project Trebel disebut bisa memangkas waktu ketika pengguna melakukan upgrade perangkat ke OS versi lebih tinggi. Sehingga proses upgrade OS lebih mudah dilakukan.

Pengumuman itu menjadi peringatan bagi vendor yang akan merilis perangkatnya dengan sertifikasi Android Nougat sebelum akhir Maret.

Sebab, meskipun perangkat yang tersertifikasi Android Nougat terdaftar sebagai perangkat Android bersertifikasi, bukan berarti perangkat tersebut akan diluncurkan dengan Android Oreo di dalamnya.

Dilansir Op Media dari XDA Developer, Kamis (26/4/2018), dari 16.000 perangkat yang tersertifikasi Google Play, hanya segelintir di antaranya yang telah dibekali Android Oreo.

Untuk perangkat yang masih berjalan di Android Nougat, ada kemungkinan tidak akan menjadi perangkat Android Bersertifikasi, sehingga akan kesulitan untuk mengakses Google Play Store.