Vivo X23 Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya

Setelah beragam spekulasi beredar, Vivo akhirnya resmi memerkenalkan Vivo X23 kepada publik. Ponsel ini memiliki pemindai sidik jari yang disematkan pada bagian layar.

Diperkenalkan di negara asalnya, China, ponsel ini mengusung layar Super AMOLED dengan ukuran yang cukup besar yakni 6,41 inci dan resolusi 2340 x 1080. Aspek rasionya cukup luas yakni 19,5:9.

Ponsel ini memiliki rasio screen-to-body yang mencapai 91,27 persen. Artinya ponsel ini punya bingkai yang tipis baik pada bagian sisi kiri dan kanan maupun bagian atas dan bawah.

Pada bagian atas layar, terdapat sebuah poni kecil berbentuk tetesan air alias waterdrop notch. Poni ini serupa dengan yang dimiliki pesaingnya, Oppo pada tipe F9 yang belum lama ini diluncurkan.

Poni ini membungkus kamera depan 12 megapiksel dengan bukaan f/2.0. Lensa selfie ini juga dilengkapi dengan AI Beautification selayaknya ponsel Vivo pada umumnya.

Sedangkan untuk kamera utama, Vivo X23 mengandalkan lensa ganda dengan ukuran 12 megapiksel dan 13 megapiksel. Lensa utama yang berukuran 12 megapiksel ini memiliki bukaan f/1.8 dengan sensor Sony IMX363. Sedangkan lensa kedua memiliki karakteristik wide angle dengan sudut 125 derajat.

Dikutip Op Media dari Tech Android, Jumat (7/9/2018), ponsel ini ditenagai oleh chip teranyar Snapdragon 670 octa-core yang mampu berlari di kecepatan 2 Ghz. Ponsel ini juga ditenagai GPU Adreno 615.

Sedangkan untuk penyimpanan internal, Vivo X23 memiliki kapasitas yang cukup besar yakni 128 GB dan dipadankan dengan RAM sebesar 8GB. Sayangnya tak ada slot MicroSD untuk memperbesar kapasitas penyimpanan pada ponsel ini.

Vivo X23 ditenagai oleh baterai 3.400 mAh dengan teknologi fast charging. Untuk konektivitas, ponsel ini memiliki port USB Type-C dan kemampuan Bluetooth 5.0.

Di China, ponsel ini meluncur dengan lima pilihan warna yakni Phantom Purple, Phantom Red, Midnight Blue, Fashion orange dan Fashion Purple.

Vivo X23 bisa dibeli di China mulai tanggal 14 September mendatang. Ponsel ini dibanderol dengan harga 512 dollar AS atau sekitar Rp 7,6 juta. Meski demikian belum ada kepastian apakah ponsel ini akan masuk ke Indonesia atau tidak.